Sabtu, 04 April 2015

Daftar Daerah, Kabupaten / Kota yang Melaksanakan Pilkada Serentak 2015-2016

Pilkada dilaksanakan di daerah yang kepala daerahnya berakhir masa jabatan tahun 2015 dan semester pertama tahun 2016.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, terdapat 272 daerah yang akan menggelar pilkada. Terdiri atas 204 daerah yang akhir masa jabatan kepala daerahnya tahun 2015. Dan 68 daerah yang kepala daerahnya berakhir masa jabatan hingga Juni 2016.

Kepala daerah yang habis masa jabatannya pada 2015, terdiri atas delapan provinsi, 170 kabupaten, dan 26 kota. Berikut jadwalnya:

Kedelapan provinsi itu, yakni Sumatera Barat (berakhir masa jabatan gubernur pada (15-08-2015), Kepulauan Riau (19-08-2015), Jambi (03-08-2015), Bengkulu (29-11-2015), Kalimantan Utara (22-04-2015), Kalimantan Tengah (04-08-2015), Kalimantan Selatan (08-08-2015), dan Sulawesi Utara (20-09-2015).

Sementara untuk pemilihan bupati/wali kota menyebar di 196 kabupaten/kota di 31 provinsi. Yakni di 14 kabupaten/kota di Sumatera Utara yaitu Kota Medan (berakhir masa jabatan pada 26-07-2015), Kabupaten Serdang Bedagai (05-08-2015), Kabupaten Tapanuli Selatan (12-08-2015).
Kabupaten Toba Samosir (12-08-2015), Kota Binjai (13-08-2015), Kabupaten Labuhan Batu (19-08-2015), Kabupaten Asahan (19-08-2015), Kota Sibolga (26-08-2015), Kabupaten Pakpak Bharat (25-08-2015), Kabupaten Humbang Hasundutan (26-08-2015), Kabupaten Samosir (15-09-2015), Kota Pematangsiantar (22-09-2015), Kabupaten Simalungun (25-10-2015), dan Kabupaten Labuhanbatu Utara (15-11-2015).

 Lalu, pilkada di 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat yakni Kabupaten Solok (berakhir masa jabatan pada 02-08-2015), Kabupaten Dharmasraya (12-08-2015), Kota Bukittinggi (13-08-2015).
 Kabupaten Solok Selatan (20-08-2015), Kabupaten Pasaman Barat (27-08-2015), Kabupaten Pasaman (29-08-2015), Kota Solok (31-08-2015), Kabupaten Pesisir Selatan (17-09-2015), Kabupaten Sijunjung (22-09-2015), Kabupaten Tanah Datar (26-09-2015), Kabupaten Padang Pariaman (25-10-2015), Kabupaten Agam (26-10-2015), dan Kabupaten Lima Puluh Kota (11-11-2015).

Kemudian empat kabupaten/kota di Provinsi Riau yakni Kabupaten Kepulauan Meranti (berakhir masa jabatan 30-07-2015), Kabupaten Indragiri Hulu (03-08-2015), Kabupaten Bengkalis (05-08-2015), dan Kota Dumai (12-08-2015).
Tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan yakni Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (22-04-2014), Kabupaten Musirawas Utara (23-10-2014), Kabupaten Ogan Komering Hulu (22-08-2015), Kabupaten Ogan Ilir (22-08-2015), Kabupaten Oku Selatan (23-08-2015), Kabupaten Oku Timur (23-08-2015), dan Kabupaten Musi Rawas (05-09-2015).

 Enam kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Mukomuko (15-08-2015), Kabupaten Seluma (16-08-2015), Kabupaten Kepahiang (30-08-2015), Kabupaten Lebong (30-08-2015), Kabupaten Bengkulu Selatan (16-09-2015), dan Kabupaten Rejang Lebong (17-09-2015).

Delapan kabupaten/kota di Lampung yakni Kabupaten Pesisir Barat (22-04-2014), Kabupaten Lampung Selatan (06-08-2015), Kota Metro (20-08-2015), Kabupaten Way Kanan (23-08-2015), Kabupaten Lampung Timur (02-09-2015), Kabupaten Pesawaran (20-09-2015), Kota Bandar Lampung (15-09-2015), dan Kabupaten Lampung Tengah (12-11-2015).

Berikutnya, empat kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung yakni Bangka Selatan (30-08-2015), Belitung Timur (06-09-2015), Bangka Tengah (24-09-2015), dan Bangka Barat (06-12-2015) serta tiga kabupaten di Kepulauan Riau yakni Kepulauan Anambas (09-08-2015), Bintan (10-08-2015), dan Lingga (11-08-2015).

Lalu pilkada di lima kabupaten di Jawa Barat yakni Pangandaran (22-04-2014), Sukabumi (29-08-2015), Indramayu (12-12-2015), Bandung (15-12-2015), dan Karawang (27-12-2015).

 Selanjutnya 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Kota Semarang (19-07-2015), Kabupaten Rembang (20-07-2015), Kabupaten Kebumen (26-07-2015), Kabupaten Purbalingga (27-07-2015), Kota Surakarta (28-07-2015), Kabupaten Boyolali (03-08-2015), Kota Pekalongan (09-08-2015). Lalu, Kabupaten Blora (11-08-2015), Kabupaten Kendal (23-08-2015), Kota Magelang (29-08-2015), Kabupaten Sukoharjo (01-09-2015), Kabupaten Semarang (28-09-2015), Kabupaten Wonosobo (30-10-2015), Kabupaten Purworejo (30-10-2015), Kabupaten Wonogiri (01-11-2015), dan Kabupaten Klaten (02-12-2015).

Sementara tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yakni di Bantul (27-07-2015), Gunung Kidul (28-07-2015), dan Sleman (10-08-2015).

Kemudian pilkada di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur yakni Kabupaten Ngawi (berakhir masa jabatan pada 27-07-2015), Kota Blitar (03-08-2015), Kabupaten Lamongan (09-08-2015), Kabupaten Jember (11-08-2015), Kabupaten Ponorogo (12-08-2015), Kabupaten Kediri (19-08-2015), Kabupaten Situbondo (06-09-2015), Kabupaten Gresik (27-09-2015), Kota Surabaya (28-09-2015)

 Menyusul Kabupaten Trenggalek (04-10-2015), Kota Pasuruan (18-10-2015), Kabupaten Mojokerto (18-10-2015), Kabupaten Sumenep (19-10-2015), Kabupaten Banyuwangi (21-10-2015), Kabupaten Malang (26-10-2015), dan Kabupaten Sidoarjo (01-11-2015).

Sedangkan di provinsi Banten, terdapat dua kabupaten/kota yakni Kota Cilegon (20-07-2015) dan Kabupaten Serang (28-07-2015).

Lima kabupaten/kota di Bali yakni Kabupaten Karang Asem (berakhir masa jabatan pada 21-07-2015), Badung (05-08-2015), Bangli (05-08-2015), Tabanan (09-08-2015), dan Kota Denpasar (11-08-2015).

Berikutnya enam kabupaten/kota di NTB yakni di Lombok Utara (02-08-2015), Bima (09-08-2015), Kota Mataram (10-08-2015), Sumbawa Barat (13-08-2015), Dompu (18-10-2015), dan Lombok Tengah (27-11-2015).

Sementara di NTT delapan kabupaten, yakni di Malaka (22-04-2014), Belu (17-02-2014), Manggarai Barat (30-08-2015), Sumba Timur (31-08-2015), Manggarai (14-09-2015), Ngada (14-09-2015), Sumba Barat (21-09-2015), dan Timor Tengah Utara (21-12-2015).

Lalu enam kabupaten di Kalimantan Barat yakni di Kapuas Hulu (berakhir masa jabaten pada 04-08-2015), Bengkayang (10-08-2015), Sekadau (16-08-2015), Melawi (19-08-2015), Sintang (26-08-2015), dan Ketapang (30-08-2015), satu kabupaten di Kalimantan Tengah yakni Kotawaringin Timur (25-10-2015).

Tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yakni di Kabupaten Banjar (06-08-2015), Kabupaten Kotabaru (10-08-2015), Kota Banjarbaru (11-08-2015), Kota Banjarmasin (12-08-2015), Kabupaten Balangan (13-08-2015), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (31-08-2015), Kabupaten Tanah Bumbu (20-09-2015).

Di Kalimantan Timur terdapat lima kabupaten/kota, yakni di Mahakam Ulu (22-04-2014), Kutai Kartanegara (30-06-2015), Paser (31-08-2015), Berau (15-09-2015), dan Kota Samarinda (23-11-2015); dua kabupaten di Kalimantan Utara yakni di Tana Tidung (18-01-2015) dan Bulungan (01-09-2015).

Kemudian pilkada serentak di lima kabupaten/kota di Sulawesi Utara yakni di Bolmong Timur (04-10-2015), Minahasa Utara (10-12-2015), Kota Manado (10-12-2015), Minahasa Selatan (14-12-2015), dan Bolmong Selatan (16-12-2015).

Tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yakni di Banggai Laut (22-04-2014), Morowali Utara (23-10-2014), Tojo Una-Una (29-08-2015), Poso (30-08-2015), Toli-Toli (14-09-2015), Kota Palu (11-10-2015), dan Sigi (22-11-2015).

Sedangkan di Sulawesi Selatan tercatat 10 kabupaten, yakni di Pangkajene Kepulauan (08-08-2015), Barru (10-08-2015), Maros (11-08-2015), Gowa (13-08-2015), Luwu Timur (27-08-2015), Tana Toraja (27-09-2015), Kepulauan Selayar (30-09-2015), Soppeng (16-10-2015), Luwu Utara (03-11-2015), dan Bulukumba (09-11-2015).

Enam kabupaten di Sulawesi Tenggara yakni di Kolaka Timur (22-04-2014), Buton Utara (10-06-2015), Konawe Selatan (12-08-2015), Muna (16-09-2015), Konawe Kepulauan (23-10-2014), termasuk tiga daerah otonom baru di Muna Barat, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo yakni di Kabupaten Gorontalo (30-08-2015), Bone Bolango (18-09-2015), dan Pohuwato (22-09-2015); tiga kabupaten di Sulawesi Barat yakni di Mamuju Tengah (08-07-2014), Mamuju Utara (05-10-2015), dan Mamuju (08-10-2015).

Sedangkan di Provinsi Maluku, pilkada serentak dijadwalkan di dua kabupaten yakni Seram Bagian Timur (berakhir masa jabatan pada 13-09-2015) dan Kepulauan Aru (30-10-2014); enam kabupaten/kota di Maluku Utara yakni di Pulau Taliabu (22-04-2014), Kota Ternate (10-08-2015), Halmahera Timur (30-08-2015), Kepulauan Sula (15-09-2015), Halmahera Utara (11-10-2015), dan Kota Tidore Kepulauan (08-11-2015).

Sedangkan di Papua tercatat empat kabupaten, yakni di Nabire (04-05-2015), Asmat (09-11-2015), Keerom (13-11-2015), dan Warofen (15-11-2015); dan tujuh kabupaten di Papua Barat yakni di Pegunungan Arfak (22-04-2014), Manokwari Selatan (22-04-2014), Sorong Selatan (15-11-2015), Raja Ampat (16-11-2015), Kaimana (23-11-2015), Teluk Bintuni (25-11-2015), dan Fakfak (06-12-2015).

Sementara 68 daerah yang habis masa jabatan kepala daerahnya pada semester pertama tahun 2016 terdiri atas satu provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Tengah (17-06-2016).
Serta, 67 kabupaten/kota yang terdiri atas sembilan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Mandailing Natal (28-06-2016), Kabupaten Karo (25-03-2016), Kota Tanjung Balai (07-02-2016), Kabupaten Nias (09-06-2016), Kabupaten Nias Selatan (12-04-2016), Kabupaten Labuhan Batu Selatan (11-02-2016), Kabupaten Nias Utara (12-04-2016), Kabupaten Nias Barat (13-04-2016) dan Kota Gunung Sitoli (13-04-2016).

Kemudian lima kabupaten di Provinsi Riau. Terdiri atas Kabupaten Kuantan Singingi (01-06-2016), Kabupaten Siak (19-06-2016), Kabupaten Rokan Hilir (07-06-2016), Kabupaten Rokah Hulu (19-04-2016), Kabupaten Palalawan (07-04-2016).

Lalu, lima kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Mereka adalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (27-01-2016), Kabupaten Batanghari (30-01-2016), Kabupaten Bungo (14-06-2016), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (12-04-2016), Kota Sungai Penuh (25-06-2016).

Dua kabupaten di Provinsi Bengkulu juga harus menyelenggarakan pilkada. Yakni Kabupaten Kaur (21-05-2016) dan Kabupaten Bengkulu Utara (04-02-2016).

Kemudian tiga kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Terdiri atas Kabupaten Karimun (23-03-2016), Kabupaten Natuna (04-05-2016), dan Kota Batam (01-03-2016).

Di Provinsi Jawa Barat ada tiga kabupaten/kota yang diminta segera menganggarkan pilkada. Yakni Kabupaten Cianjur (18-05-2016), Kabupaten Tasikmalaya (08-03-2016), dan Kota Depok (26-01-2016).

Lalu, lima kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Terdiri atas Kabupaten Pekalongan (27-06-2016), Kabupaten Sragen (04-05-2016), Kabupaten Pemalang (24-01-2016), Kabupaten Grobogan (14-03-2016), dan Kabupaten Demak (03-05-2016).

Ditambah tiga kabupaten di Provinsi Jawa Timur terdiri atas Kabupaten Blitar (31-01-2016), Kabupaten Pacitan (21-02-2016), dan Kabupaten Tuban (20-06-2016).

Kemudian dua kabupaten/kota di Provinsi Banten. Yakni Kabupaten Pandeglang (10-03-2016) dan Kota Tangerang Selatan (20-04-2016).

Satu kabupaten di Provinsi Bali yakni Kabupaten Jembrana (16-02-2016). Satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu Kabupaten Sumbawa (17-01-2016). Satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sabu Raijua (24-02-2016). Dan satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas (12-06-2016).

Lalu, empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Terdiri atas Kota Balikpapan (30-05-2016), Kota Bontang (23-03-2016), Kabupaten Kutai Timur (13-02-2016), dan Kabupaten Kutai Barat (19-04-2016).

Ditambah dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, terdiri atas Kabupaten Nunukan (31-05-2016). Dan Kabupaten Malinau (03-04-2016).

Kemudian dua kota di Provinsi Sulawesi Utara. Terdiri atas Kota Tomohon (07-01-2016 dan Kota Bitung (21-02-2016).

Lalu satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai (08-06-2016). Satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Sekatan, Kabupaten Toraja Utara (31-03-2016).

Dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdiri atas Kabupaten Wakatobi (28-06-20160 dan Kabupaten Konawe Utara (21-04-2016).

Ditambah satu kabupaten di Provensi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene (25-06-2016). Kemudian dua kabupaten di Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Barat Daya (26-04-2016), dan Kabupaten Buru Selatan (22-06-216).

Lalu, dua kabupaten di Provinsi Maluku Utara. Terdiri atas Kabupaten Halmahera Selatan (17-01-2016) dan Kabupaten Halmahera Barat (04-02-2016).

Persiapan pilkada juga diminta dilakukan di tujuh kabupaten di Provinsi Papua. Yakni di Kabupaten Boven Digoel (07-03-2016), Kabupaten Merauke (08-01-2016), Kabupaten Pegunungan Bintang (17-01-2016), Kabupaten Yahukimo (05-04-2016), Kabupaten Supiori (21-05-2016), Kabupaten Membramo Jaya (15-01-2016), dan Kabupaten Yalimo (11-0689-2016).

Terakhir, dua kabupaten di Provinsi Papua Barat. Terdiri atas Kabupaten Manokwari (07-02-2016) dan Kabupaten Teluk Wondana (13-01-2016).

Senin, 19 Januari 2015

Dijual borongan 4 buah batu akik dari Sungai Klawing Purbalingga





Empat batu akik klawing dari kiri ke kanan, Klawing motif kayu jati, Klawing Motif Pirus, dan  2 buag Klawing Pancawarna murah hanya 2 jt sudah diberi emban perak aloy. Hub. 085311088734 masagus

Minggu, 11 Januari 2015

Jangan mau dibodohi tentang batu

 

Jangan mau dibodohi tentang batu, sebab nusantara ini menyimpan jutaan jenis batuan yang dapat dibuat batu cincin
Ramai Batu menabur rezeki
Kehidupan itu berubah , nasib orang tiada yang tahu, kini para pengrajin batu mulai menuai rezeki
Siapa tahu di dalam bongkahan batuan di dekat lokasi Anda biasanya menyimpan kandungan batu yang baik untuk dibuat batu perhiasan
Model batuan seperti ini sangat banyak didapat di hulu sungai-sungai yang bermata air dari gunung Slamet, kini dijarah siapa saja
Tak ada batu yang sama persis semua memiliki cirinya, Demikian kekaguman kita pada Allah Maha Pencipta
Memburu batu sampai ke gunung-gunung, baru tahu bumi kita sangat kaya batuan, mangkanya harus cinta Tanah Air dan berjiwa Nasionalis
Tentang Batu akik
memandang batu mulia dari dua sisi yakni sisi ilmiah dan sisi artitistik. Untuk sisi ilmiah, meneliti dari aspek komposisi kimiawinya,
dan karakteristik mineraloginya dan karakteristik optiknya.
Sedangkan dari sisi artisitik, kami minta mengkaji batu itu dari aspek keindahan, budaya, kepercayaan, legenda.
Batu mulia ternyata menjadi kebutuhan aksesories penampilan manusia.
Aneka batu mulia itu bisa dimanfaatkan sebagai bross, mata akik, mata sabuk, liontin, maupun benda hiasan.
Batu-batu mulia selain memiliki nama jenisnya juga diberinama lain oleh pemiliknya sebut saja seperti : Topeng Gendruwo, Taring Pancawarna, Burning Blood Stone, Kumbang Suci, Pancaran Sarang Lebah,Keabadian Perintis, Ruwet Kauripan,Sepenggal Telunjuk Kolor Ijo, Pelangi di Lembayung Senja, The Klawing Fish Army, Jejak Lintang Kemukus,Kesedihan Sebatang Ilalang, Sarang Tawon,dan sebagainya.
5 Batu permata terpopuler: Bacan, idokras, kalsedon, akik gambar dan kalimaya.
bacan
Batu bacan (Chrysocolla) adalah batu permata atau batu mulia yang berasal dari Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Batu akik bacan ini sejatinya telah tersohor hingga mancanegara. Bukan hanya di masa kini, melainkan sejak abad pertengahan saat Tanah Air menjadi pusat rempah-rempah dunia.
Batu bacan dianggap ‘batu hidup’ karena kemampuannya berproses menjadi lebih indah secara alami. Sebagai contoh mengapa batu ini sampai mendapat nama sebagaui “batu hidup” adalah batu bacan yang semula berwarna hitam secara bertahap mampu berubah menjadi hijau. Tidak cukup berproses sampai di situ, berikutnya batu ini masih bisa berubah lagi dalam proses ‘pembersihan’ sehingga menjadi hijau bening seperti air. Untuk mempercepat proses tersebut biasanya pemilik batu bacan akan terus-menerus memakainya hingga berubah warnanya.
Lewat batu mulia, bisa mengentaskan pengangguran, tinggal bagaimana kita mengelolanya, lalu memasarkan batu mulia itu ke konsumen maupun kolektor batu mulia
Dan ini salah satu puisiku di buku 'Jangan Jadi sastrawan " yang diterbitkan Indie publishing Jakarta berjudul Aku Batu tak Bersinar:
8.Aku batu tak bersinar
aku batu tak bersinar
diantara gunduk manikam
akik kecil tak bertuan
menunggu pandai batu
mengangling aku
namun akik lain , firus, safir, pualam
menjadi cincin pujaan
aku masih menunggu
pak tua mengikir
sampai kapan?ngan mau dibodohi tentang batu


Sabtu, 10 Januari 2015

Ada kertas koran pembungkus tempe mendoan

Ada kertas koran pembungkus tempe mendoa apa maksudnya?
Tempe mendoan asli itu menggunakan daun jati. terkini mendoan dibungkus daun pisang dan koran pelinding daun pisang. Sebetulnya ini permintaan konsumen dari daerah konsumen di kota selain daerah Banyumas. Sebagai contoh Cirebon 'mengimpor' temp[e mendoan dari daerah Brebes.
Mendoan dengan pembungkus daun pisang dan dilindungi kertas koran maksudnya agar aman di perjalanan dan bertahan lama.
 

Tempe Mendoan Banyumasan juga punya Tegal


 Tempe mendoan

 
 Bukan temnpe mendoan

Jika Anda ke daerah Tegal, akan disuguhi 'mendoan' yakni tempe goreng dengan lapiasan terigu yang digoreng setengah matang sehingga lembek. Tentu saja bekas minyak goreng menempel karena setengah matang itu. Mendoan sendiri besasal daeri daerah Banyumasan dan tegal adalah termasuk daerah banyumasan.
Tentu kurang bijaksana apabila mendoan ini diklaim kuliner milik sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Yang jelas dari bahasanya mendoan ini adalah bahasa Banyumasan. Dan bahasa Banyumasan itu meliputi Kabupaten -dan kota-kota seperi Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Cilacap Brebes , Kabupaten tegal (Slawi) dan Kota Tegal. Di kabupaten dan kota yang termasuk dalam wilayah dialek Banyumasan sudah tidak asing lagi dengan mendoan.
Tempe mendoan pada awalnya dibungkus dengan daun jati, lambat laun karena pohon jati jarang ditanam di daerah tertentu maka lebih banyak menggunakan daun pisang. Kemudian tempe mendoan yang berdaun jati kurang aman dalam segi kebersihan, karena daun jati akan pecah-pecah  jika kering. Karena itu daun jati ditinggalkan oleh para pengrajin tempe mendoan. Padahal tempe yang dibungkus daun jati lebih memiliki aroma yang khas.